One of Indonesia’s most important “penyu” spawning grounds |

Truk menuju Sukamade berangkat sore hari pukul 15.00 WIB dari desa Rajegwesi dan kembali pulang ke Rajegwesi pada 09.00 WIB esok harinya. Jadi, jika kamu hendak berangkat ke Sukamade mengendarai jeep, jangan sekali-kali berangkat pagi hari karena akan berpapasan dengan truk yang kembali dari Sukamade. Hal ini mutlak tidak boleh terjadi. (baca: TIDAK BOLEH TERJADI!!!) karena tidak ada tempat untuk berpapasan. Satu-satunya cara adalah mobilmu harus berjalan mundur (baca:mengalah) kembali ke Rajegwesi. Kalau kamu mengendarai motor, jangan harap bisa sampai ke Sukamade dengan selamat, otherwise, u’ll get a macet. Percaya deh, I’ve tried!!!. Aku harus kembali setelah menempuh 1/13 perjalanan. Daripada terjadi hal yang diinginkan seperti aku, mending titipkan motormu di penduduk sekitar pantai Rajegwesi karena mereka akan menyambutmu dengan hangat. Jangan kaget kalau mereka menolak pemberian uang terimakasih sebagai jasa penitipan. Aku sudah memaksa, tapi mereka tetap ndak mau. Padahal mereka sudah menyambutku dengan sangat ramah hati, numpang mandi, menghidangkan gorengan, es teh, buah-buahan, nasi komplit plus lauk dan sayur mayur beserta krupuk ikannya

Kawasan ini dilestarikan dalam bentuk kawasan lindung sejak 1972. Hingga tahun 1979 telur penyu di Sukamade masih diburu oleh para pengumpul. Namun sekarang pengumpulan, pemindahan anakan, dan penangkapan penyu dilarang keras. Walaupun demikian, masih saja dijumpai beberapa pemburu. Kalau mereka tidak berhasil memburu malam hari, pagi hari setelah subuh mereka beraksi.

Turtle way to go
Sukamade berjarak hampir 100 km dari Banyuwangi kota. Rute bisa ditempuh dari arah Banyuwangi kota (rute dari Situbondo) atau Kalibaru (dari Jember) karena jalan utama menuju Sukamade terletak di tengah-tengah antara Kalibaru dan Banyuwangi kota, yaitu Jajag. Tarif bis ekonomi dari stasiun KA Kalibaru-terminal Jajag IDR 7.000, dari terminal bis Karangente Banyuwangi-terminal Jajag IDR 7.000. Tarif bis ekonomi Jajag-Pesanggaran/Sanggar Rp.8000. Bis dari Kalibaru-Jajag dan Banyuwangi kota-Jajag tersedia 17 jam (05.00-22.00). Bis Jajag-Sanggar hanya dari pukul 7 pagi sampai 4 sore. Dari terminal Sanggar-Sarongan/Rajegwesi tersedia angkot dengan tarif kurang lebih IDR 10.000 (kadang tergantung jumlah penumpang).
Sepanjang jalan Sanggar-Rajegwesi kamu akan menjumpai perkebunan PTPN antara lain kopicoklat dan karet (plus pabriknya). Biasanya beberapa angkot hanya berhenti sampai pasar Sarongan, sebelum Rajegwesi. Pastikan tawar menawar dengan supir sebelum berangkat dari Sanggar (rame-rame lebih hemat). Biasanya terdapat truk yang langsung mengangkut sembako dari pasar Sarongan menuju Sukamade. Kamu bisa ikut serta *hitch hike..asiiiik!*
. Atau kamu juga bisa menggunakan jasa ojek dari pasar Sarongan menuju Rajegwesi.
Sembari menunggu truk, kamu bisa istirahat di rumah penduduk sambil menikmati pantai rajegwesi. Mayoritas penduduk di Rajegwesi adalah nelayan. Pastikan juga kepada penduduk Rajegwesi berapa hari kamu akan berada di Sukamade agar mereka bisa mengantisipasi kepulanganmu (khusus penitip motor). Untuk pejalan kaki yang anti truk, jangan takut, kalian juga bisa menikmati perjalanan sepanjang Rajegwesi-Sukamade. I’ve tried!!! Beragam spesies flora dan fauna dapat kalian jumpai disini. Pemandangan segar, rindang dan hijau dapat menebus keringat kalian. Lompatan kera dan monyet yang bersahutan, burung-burung raksasa—rangkok, dkk—sering sliweran di sekitar sini. Aliran sungai yang jernih dibawah jembatan Sukamade juga dapat kalian nikmati. Perjalanan kaki ditempuh rata-rata 2-2,5 jam. Perjalanan truk atau kendaraan pribadi kurang lebih 1 jam. Jangan lupa lapor saat masuk pos desa Sukamade dan pos pantai Sukamade (isi buku tamu). Jarak antara pos desa dengan pos pantai 5 km.
Rute tersebut adalah rute arah Jajag dari Banyuwangi/Kalibaru yang biasa ditempuh oleh wisatawan. Tersedia beberapa rute lain sebagai berikut:
Jember-Ambulu-Curahnongko-Bandealit (Pintu Gerbang ke Meru Betiri bagian Barat) sepanjang 64 km dapat ditempuh dalam waktu sekitar 2-3 jam dengan kendaraan roda dua maupun roda empat.
Jember-Glenmor-Sarongan-Rajegwesi (Pintu Gerbang ke Meru Betiri bagian Timur) sepanjang 103 km dapat ditempuh dalam waktu 3-4 jam dengan kendaraan roda dua maupun roda empat.
(dari berbagai sumber, Foto1&5: Camille, 2-4: dokumentasi pribadi)
Catatan: -Untuk mobil pribadi: berangkat dari rajegwesi sore hari, pulang dari Sukamade pagi -Untuk motor: harus benar-benar kuat, jika ragu, titipkan pada penduduk Rajegwesi, atau minta ijin supir truk untuk sekaligus mengangkut motormu -Persiapkan pompa/ban cadangan -Air mutlak diperlukan karena sering rawan air minum di pos pantai & air minum sangat sulit didapat -Tarif truk Rajegwesi-Sukamade IDR 20.000 (+rokok lebih afdol) |